Tugas Pertemuan 5 Media Pembelajaran Geografi

 

No

Author (s)

Judul

Publisher

Masalah

Teori

Metode

Hasil

Simpulan

1

Khoirudin Fathoni, Aryo Baskoro Utomo, Arimaz Hangga, Oky Putra Pamungkas

Pengembangan Media Pembelajaran Al-Qur’an Berbasis Android di TPQ AlFalah Semarang

Edu Komputika Journal, 5, 2, ISSN : 2252-6811, 110-116

Kurangnya minat dan semangat anak-anak sekitar TPQ untuk aktif mengaji dan kesulitan guru TPQ dalam mengajar mengaji karena para siswa yang tidak sedang maju untuk mengaji, menjadi kurang terawasi.

Teori Kognitif, yaitu teori yang menjelaskan tentang proses pembelajaran

Metode Penelitian Tindakan, bertujuan untuk mengembangkan keterampilan baru atau pendekatan baru dan diterapkan langsung serta dikaji hasilnya.

Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi belajar Al-Quran dan Bahasa inggris berbasis android

Aplikasi yang dikembangkan dapat memenuhi tujuan untuk meningkatkan minat siswa serta mempermudah guru dalam penyampaian materi mengaji di kelas.

2

Wahyullah Alannasir

Pengaruh Penggunaan Media Animasi Dalam Pembelajaran Ips Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Mannuruki

Journal of EST, 2, 2, p-ISSN: 2460-1497, 81-90

Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media animasi terhadap motivasi siswa dalam pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri Mannuruki

Teori Motivasi, yaitu semangat dorong untuk melakukan sesuatu

Metode penelitian yang dingunakan adalah eksperimen (true eksperiment design).

Penggunaan media animasi dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan motivasi belajar siswa

Penggunaan media animasi dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Mannuruki

3

Dyah Rohmawati, Reza Syehma Bahtiar, Tri Dayat

Efektivitas Penggunaan Media Papan Waktu Pada Pembelajaran Penghitungan Waktu Bagi Siswa Kelas III Sekolah Dasar

Jurnal Bidang Pendidikan Dasaaar, 3, 1, DOI: https://do-i.org/10.210-67/jbpd.v3i-1.2857,

Apakah media papan  waktu pada pembelajaran perhitungan efektif bagi siswa kelas III Sekolah Dasar

Teori Media Pembelajaran

Penelitian ini mengunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif

Hasil belajar siswa dikatakan tuntas secara klasikal karena presentase yang diperoleh lebih dari kriteria ketuntasan hasil belajar klasikal yaitu sebesar 83,79 % dengan jumlah siswa sebanyak 31 siswa yang tuntas belajar dan enam siswa yang tidak tuntas belajar.

penggunaan media papan waktu pada pembelajaran penghitungan waktu bagi siswa kelas III Sekolah dasar tahun ajaran 2017-2018 adalah efektif.

4

Sita Husnul Khotimah, Titin Sunaryati, Sri Suhartini

Penerapan Media Gambar Sebagai Upaya dalam Peningkatan Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini

Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5, 1, ISSN: 2549-8959, 676-685

Apakah Media gambar dapat meningkatkan konsentrasi belajar anak di Raudhatul Athfal (RA) Annajmah Kebayoran Lama Jakarta Selatan.

Teori Media Pembelajaran

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi belajar anak setelah mengikuti pelaksanaan kegiatan dengan media gambar pada siklus 1 yang mulanya hanya mencapai 70% mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni mencapai 84%.

Media gambar dapat digunakan untuk meningkatkan konsentrasi belajar pada anak kelompok B di RA Annajmah Kebayoran Lama.

5

Stefania Octaviana Meo, Muhsinatun Siasah Masruri

Keefektifan Model Pembelajaran Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Ditinjau Dari Keterpaan Media Elektronik Siswa SMA

Jurnal Pendidikan IPS, 5, 1, e-ISSN: 2460-7916, 20-29

Perbedaan hasil belajar geografi pada peserta didik dengan keterpaan media massa tinggi pada pembelajaran geografi dengan model Discovery Learing dan Problem Based Learning

Teori belajar: Teori  Bruner, Teori Piaget, dan Teori Vygotsky

Penelitian ini menggunakanmetode eksperimental semu (quasi-experimental re-search). Hal ini dikarenakan peneliti tidak me-mungkinkan untuk mengendalikan dan mema-nipulasi semua variabel yang relevan.

Hasil belajar peserta didik dengan keterpaan media massa elektronik tinggi pada model Discovery Learning lebih baik dari pada model Problem-Based Learning nilai rata-rata 77.59 > 63 dengan tarafsignifikan 0,00.

Guru dapat menggunakan media eletronik (internet) selama proses pembelajaran berlangsung guna meningkatkan hasil bejajar peserta didik

6

Phiyapa Sirivedin, Weerachat Soopunyo, Sunti Srisuantang, Achara Wongsothorn

Effects of Facebook usage on English learning behavior of Thai English teachers

Kasetsart Journal of Social Sciences, 39, 2, DOI: https://doi.or-g/10.1016/j.k-jss.2018.03.007, 183-189

Apakah penggunaan Facebook dapat meningkatkan efektivitas penulisan dan pembelajaran bahasa Inggris di kalangan guru bahasa Inggris Thailand

Teori Media Pembelajaran

Metode campuran yang terdiri dari pendekatan kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini

Facebook dapat secara signifikan membantu meningkatkan keterampilan menulis, yaitu akurasi, kebermaknaan, kejelasan, dan relevansi. Ini juga secara efektif meningkatkan atribut pembelajaran bahasa Inggris guru, yaitu kefasihan, kepercayaan diri, kepuasan, nilai, dan keyakinan efikasi diri

Facebook dapat secara signifikan membantu meningkatkan keterampilan menulis. Ini juga secara efektif meningkatkan atribut pembelajaran bahasa Inggris guru Thailand

7

Asrul Huda, Nelda Azhar, Almasri Almasri, Suryo Hartanto, Khairul Anshari

Practicality and Effectiveness Test of Graphic Design Learning Media Based on Android

International Journal of Interactive Mobile Technologies, 14, 4, eISSN: 1865-7923, 192-203

Apakah Media pembelajaran Desain Grafis berbasis android yang praktis dan

efektif dapat mendukung proses pembelajaran Desain Grafis

Teori Media Pembelajaran

Penelitian ini merupakan Penelitian dan Pengembangan dan menggunakan metode penemitian tindakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan dengan media pengembangan 4D yang terdiri dari 4 tahapan utama yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate.

Media pembelajaran Desain Grafis berbasis android yang praktis dan efektif untuk mendukung proses pembelajaran Desain Grafis. Pengembangan media pembelajaran Desain Grafis berbasis Android pada tahap uji kepraktisan dan keefektifan menunjukkan bahwa produk telah memenuhi kriteria kepraktisan dan keefektifan.

Pengembangan media pembelajaran Desain Grafis berbasis Android pada tahap uji kepraktisan dan keefektifan menunjukkan bahwa produk telah memenuhi kriteria kepraktisan dan keefektifan.

8

Terndrup, Thomas E; Ali, Sameer; Hulse, Steve; Shaffer, Michele; Lloyd, Tom

Multimedia Education Increases Elder Knowledge of Emergency Department Care

Western Journal of Emergency Medicine, 14, 2,

DOI: https://doi.org/1-0.5811/westjem.2-012.11.12224, 132-136

Pendidikan multimedia sebagai metode untuk menginformasikan lansia yang hidup mandiri tentang perawatan ED

Teori Mendia Pembelajaran

Metode Penelitian Tindakan

Data yang valid dari 142 peserta dianalisis sebelum sampai setelah peringkat (tes peringkat bertanda tangan Wilcoxon). Empat tujuan pembelajaran berikut menunjukkan peningkatan yang signifikan: jumlah tes yang diharapkan [perbedaan median pada skala Likert 4 poin dengan interval kepercayaan 95%: 0,50 (0,00, 1,00)]; jumlah penyedia yang diharapkan 1.0 (1.00, 1.50); komunikasi 1.0 (1.00, 1.50); dan perawatan medis pra-rumah sakit 0,50 (0,00, 1,00). Penatua (96%) menilai intervensi tersebut meningkatkan kemampuan mereka untuk mengatasi pertemuan ED

Video singkat dengan informasi bilah sisi grafis adalah strategi pendidikan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang ekspektasi selama pertemuan ED hipotetis setelah menelepon 911

9

Kurt Squire

Mobile media learning: multiplicities of place

On The Horizon, 17, 1, ISSN 1074-8121, 70-80

Perkembangan media pembelajaran mobile khususnya yang terjadi di luar sekolah.

Teori Media Pembelajaran

Menggunakan pendekatan kritis, mengulas kontemporer Perkembangan media pembelajaran mobile khususnya yang terjadi di luar sekolah.

Meskipun pembelajaran media seluler sebagian besar dibingkai sebagai '' kapan saja, di mana saja '', lebih banyak lagi dampak yang mendalam mungkin terjadi pada pengalaman tempat. Media seluler memungkinkan multiplisitas dan hibriditas tempat yang menimbulkan peluang dan tantangan untuk belajar dan pendidikan.

Meskipun pembelajaran media seluler sebagian besar dibingkai sebagai '' kapan saja, di mana saja '', lebih banyak lagi dampak yang mendalam mungkin terjadi pada pengalaman tempat. Media seluler memungkinkan multiplisitas dan hibriditas tempat yang menimbulkan peluang dan tantangan untuk belajar dan pendidikan

10

Youmei Liu

Social Media Tools as a Learning Resource

Journal of Educational Technology Development and Exchange, 3, 1, DOI: 10.18785/jetde.0301.08. 101-114

Pemanfaatan media sosial untuk proses pembelajaran

Teori Media Pembelajaran

Metode Penelitian Kausal komparatif

Hasilnya menunjukkan bahwa tiga alat media sosial yang paling banyak digunakan adalah Facebook, Wikipedia dan Youtube; empat alasan teratas untuk menggunakan alat media sosial adalah untuk keterlibatan sosial, arahan komunikasi, kecepatan umpan balik, dan pembangunan hubungan. Dengan menggunakan media sosial yang sudah diketahui oleh siswa dapat mempermudah kegiatan pembelajaran

Penerapan alat media sosial yang cerdas dapat melibatkan siswa dalam pembelajaran interaktif, yang merupakan kunci keberhasilan pendidikan.

Komentar